Yusni ألهم الصديق

bismillah

19 April 2024

author photo

 


SESAT

 PEMATIK:

1.      Alfatiha

2.      Dhallin Sesat  

3.      Konklusi dan Solusi.

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh!

ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪَ ﻟِﻠﻪِ ﻧَﺤْﻤَﺪُﻩُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻌِﻴْﻨُﻪُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻩْ ﻭَﻧَﻌُﻮﺫُ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻣِﻦْ ﺷُﺮُﻭْﺭِ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻨَﺎ ﻭَﻣِﻦْ ﺳَﻴِّﺌَﺎﺕِ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟِﻨَﺎ، ﻣَﻦْ ﻳَﻬْﺪِﻩِ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓَﻼَ ﻣُﻀِﻞَّ ﻟَﻪُ ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﻀْﻠِﻞْ ﻓَﻼَ ﻫَﺎﺩِﻱَ ﻟَﻪُ. ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥَّ ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠﻪ ﻭَﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥَّ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ ﻋَﺒْﺪُﻩُ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟُﻪُ

Innal hamda lillaah nahmaduhu wa nasta’iinuhu wa na’uudzu billahi min suruuri anfusinaa wa min sayyiaati a’maalinaa man yahdihillaahu falaa mudhilla lah, wa man yudhlilhu falaa haadiya lah. Asyhadu allaa ilaaha illallah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu wa rosuuluh allazi lanabiaya bagdha.

 

Sahabat TAUBI semua.

 

   

 Bahasan pertama di bulan Syawal Tahun 1445 Hijriyah yaitu " Alfaatiha ayat 7 bagian 3 "

 ‘Dhallin’ atau Sesat  .

 

1.         Alfatiha 7:3

Surah Al-Fatihah sebagai ummul kitab merupakan surah pertama dalam al-Qur'an tergolong surah makiyah dan terdiri dari tujuh ayat. Pada ayat ke 7 surah Alfatiha bermakna:

"Jalan orang-orang yang Engkau (Allah) beri ni'mat atas mereka. Bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan juga jalan mereka yang sesat "

 

Ada 3 kata kunci dari ayat terakhir dari surah alfatiha yaitu Shiroot, An'amta, Maghduub dan Doolliin. Dalam tabligh kita akan membahas bagian ketiga yaitu Dolllin.

 

2.         Dhalliin

Dhalliin berasal dari kata Dhalla. Tidak kurang dari 190 kali kata dhalla dalam berbagai bentuknya terulang dalam Al-Qur’an. Kata ini mulanya memiliki arti kehilangan jalan, bingung, tidak mengetahui arah, yang kemudian berkembang dalam arti immaterial ialah sesat dari jalan petunjuk atau tindakan ataupun ucapan yang tidak menyentuh kebenaran

Pada ayat ke 7 surah Alfaatiha pada bagian akhir yaitu "Waladdhooolliiin" yang artinya "bukan jalan orang-orang yang sesat."


Doolliin bermakna golongan orang-orang yang sesat. Artinya mereka telah berada dalam petunjuk tapi mereka mengabaikan dan merasa benar. Sungguh inilah ciri-ciri orang sebenar sombong. Maka dengan tegas dapat dipastikan bahwa ciri sesat itu adalah sombong.


Tahukah kita siapa yang Allah maksud dengan orang-orang yang sesat pada ayat ini?

Sebelum menjawab, mari kita telusuri tentang ayat ke 7 bagian 3 ini. Inilah bagian yang melambangkan tentang ibadah Haji. maka insya Allah tahulah kita siapa yang Allah sebut sesat.

 

Aktifitas ibadah Haji telah merangkum tentang banyak rahasia pada ayat 7 bagian 3 ini. Haji dari kata bahasa arab "hajj" artinya adalah sengaja. Maka makna secara umum berhaji ke Baitullah yaitu sengaja pergi ke Baitullah. Mekkah Almukarommah tempat letaknya ka'bah (kiblat sholat seluruh umat Islam).

 

Pada aktifitas haji dapat dilihat secara keseluruhan adalah bergerak/berpindah atau disebut dalam Islam sebagai hijrah.

Inilah bermula perjalanan manusia yang Allah sengaja dengan maksud saling mengenal. Allah telah berkehendak (menetapkan) bahwa nabi Adam AS dicipta sebagai manusia pertama yang mengalami hijrah (berpindah) dari alam akhirat (surga) menuju alam dunia fana ini.

Beliaulah yang memiliki hakikat ilmu tentang rukun Islam ke 5 ini, yaitu Haji.

 

Maka siapa yang paham hal tersirat pada rangkaian ibadah haji, itulah tahapan-tahapan menuju jalan Allah yang lebih rinci. Semua itu menggambarkan kisah nabi Adam AS bersama istrinya, Siti Hawa yang bermula di surga lalu turun ke dunia disebabkan sifat lalai (goflah) sehingga berbuat pelanggaran (sesuatu yang dilarang).

.

3. Konklusi dan Solusi  


Doolliin: ini adalah golongan orang-orang yang sesat. Artinya mereka telah berada dalam petunjuk tapi mereka mengabaikan dan merasa benar. Maka dengan tegas dapat dipastikan bahwa ciri sesat itu adalah sombong.

 

Mari kita evaluasi dan memperbaiki diri dengan menghindari sejauh mungkin sikap sombong, merasa paling benar sehingga menganggap rendah orang lain. Tanyakan pada diri, ‘Apakah Kita termasuk golongan yang sesat?’ Semoga Allah memberi kita kesempatan untuk keluar dari golongan Doollin sebelum ajal menjemput.

 

Wallahua’lambisshawab.

Assalamualaikum Warhamtullahi Wabarakatuh.

 

Referensi:

https://www.taubi.my.id/alfatiha

https://www.taubi.my.id/alfaatiha-ayat-73

https://www.taubi.my.id/hikmat-1-juli-2022

https://tanwir.id/mengurai-makna-al-maghdub-dan-dhaliin-dalam-al-fatihah/

This post have 0 comments


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement